Budidaya Bunga Anggrek Dan Media Tanamnya

Bunga anggrek atau nama lainnya yaitu Orchidaceae merupakan salah satu jenis tanaman bunga hias yang memiliki popularitas tinggi diantara bunga hias lainnya maka tidak heran banyak sekali masyarakat kita yang menekuni budidaya bunga anggrek sebagai usaha rumahan sampingan. Bunga ini sangat kaya akan variasi bentuk dan warna bunga yang sangat mempesona jenisnya pun bayak sekali. Bentuknya unik dan khas, kelopaknya memiliki warna yang mirip dengan mahkota bunga, dan terdapat satu helai mahkota yang membentuk seperti lidah yang khas yang membawa benang sari dan putik.

Cara Budidaya Bunga Anggrek

Melihat keindahan bunga ini, kita perlu membudidayakannya agar tetap lestari dan terjaga keeksotisannya. Sebelumnya, perlu diketahui beberapa jenis bunga anggrek berdasarkan tempat tumbuhnya, yaitu:

Jenis Dan Nama Bunga Angrrek

  • Anggrek Epifit

Bunga Anggrek Epifit

Tumbuh dengan menumpang pada pohon lain dan tidak merugikan pohon tersebut, contohnya: Anggrek Cattleya, Dendrobium, Vanda, dan Anggrek Phalaenopsis.

  • Anggrek Tarestial

Anggrek Terestrial

Tumbuh di tanah dan membutuhkan cahaya matahari secara langsung, contohnya: Anggrek Phaius

  • Anggrek Litofit

Bunga Anggrek Litofit

Tumbuh pada bebatuan atau tanah yang berbatu dan tahan terhadap cahaya matahari penuh, contohnya: Anggrek Paphiopedilum.

  • Anggrek Saprofit

Anggrek Saprofit

Tumbuh dalam media tanam yang mengandung humus atau dedaunan kering, contohnya: Anggrek Goodyera.

Dengan mengatahui jenis anggrek tersebut, maka anda bisa menanam anggrek dengan menggunakan media tanam anggrek yang baik sehingga dapat tumbuh subur, diantara media tanam terbaik yang sering digunakan untuk budidaya atau penggandaan bunga anggrek adalah :

Media Tanam Untuk Bunga Anggrek

  • Media tanam untuk anggrek epifit yaitu sabut kelapa yang telah direndam dalam air selama 2 minggu, menggunakan ijuk, potongan batang pohon enau, arang kayu, serat pakis yang telah digodok, kulit kayu yang dibuang getahnya, serta pecahan genteng atau batu bata.
  • Media tanam untuk anggrek saprofit perlu diberi makanan tambahan dengan pupuk kompos atau pupuk kandang.
  • Media tanam untuk anggrek tarestrial dan litofit juga perlu ditambah pupuk kompos, pupuk kandang, sekam atau serbuk kayu, serat pakis, atau pecahan genteng dan batu bata.

Adapun beberapa keunggulan dari media anggrek tersebut, diantaranya:

  • Sabut kelapa dapat menampung banyak air, dan ini mudah didapat dan harganya murah. Namun sabut kelapa mudah lapuk dan busuk, sehingga bisa mendatangkan sumber penyakit. Untuk itu pilih sabut kelapa yang tua dan ganti sabut ketika mulai membusuk.
  • Arang kayu tidak mudah lapuk dan tidak mudah tumbuh bakteri dan jamur, namun arang katu tidak dapat menyimpan air, sehingga cocok untuk anggrek yang memiliki kelembapan tinggi.
  • Pecahan genteng atau batu bata cocok sebagai media tanam dalam pot yang diletakkan secara tidak teratur, sehingga akar tanaman anggrek dapat tumbuh leluasa, dan batu bata dapat menyimpan banyak air.
  • Pakis sebagai media yang baik yang bisa menyimpan banyak air dan memiliki rongga untuk proses drainase yang baik.

Simak video dari youtube berikut ini supaya anda semakin mendapatkan pencerahan ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *