Cara Pembibitan Tanaman Hias dan Memeliharanya Hingga Berbunga

cara pembibitan tanaman hias

Apakah anda sering kecewa ketika anda menanam tanaman hias dan tidak pernah menghasilkan bunga? Jika seperti itu…, mungkin cara penanaman bibit serta pemeliharaan tanaman yang anda lakukan mengalami kesalahan, karena cara penanaman bibit yang salah bisa berdampak besar yang menyebabkan tanaman tidak berbunga bahkan mati. Untuk itu, mari kita menanam tanaman hias dengan benar sehingga bisa tumbuh subur dan berbunga. Ada beberapa cara pembibitan tanaman hias yang baik dan bisa anda terapkan, yaitu:

  1. Rendam bibit bunga dalam air selama 24 jam.
  2. Siapkan pot untuk media menanam dengan lubang drainase yang cukup.
  3. Masukkan pecahan batu bata atau genting kedalam dasar pot sebagai pengikat air, dan masukkan media tanam tanah yang subur lengkap dengan pupuk kandang atau pupuk kompos, atau dengan campuran media pakis, sekam, sabut kelapa, arang kayu, pasir, dan lainnya.
  4. Tanamkan bibit bunga kedalam tanah. Cara penanaman tiap bunga berbeda, ada yang ditanam sedalam 10 cm atau 5 cm, bahkan adapula yang hanya menancapkan sebagian badan bibit ke dalam tanah.
  5. Beri etiket tanaman atau tanda untuk membedakan tanaman satu dengan lainnya jika memang anda menanam banyak jenis bunga dalam pot berbeda.
  6. Taruh pot tersebut di tempat teduh dan sejuk.
  7. Siram bibit dengan air cukup seminggu sekali.
  8. Tunggu hingga akhirnya bibit bunga tumbuh setinggi kira-kira 10 cm dengan 2-3 daun yang muncul, dan bisa dipindahkan ke lahan terbuka, atau bisa memindahkannya ke dalam pot baru.

Dengan pembibitan yang baik, maka yakinlah bahwa tanaman anda akan tumbuh subur. Selanjutnya anda perlu telaten dan sabar dalam memeliharanya. Maka cara memelihara tanaman hias yang baik diantaranya:

  1. Gunakan media tanam terbaik dan taruh tanaman di tempat terkena cahaya matahari.
  2. Lakukan penyiraman secara rutin setiap pagi dan sore hari, dengan menggunakan air bersih dengan semprotan. Siramlah pada bagian akar atau media tanam dan usahakan tidak terkena daun sehingga tidak merusak atau membuat daun cepat layu.
  3. Sebaiknya kenali jenis tanaman yang anda tanam untuk mengatur waktu penyiraman dengan baik.
  4. Lakukan pemupukan pada pagi atau sore hari baik pada akar atau daun, dan bisa pula diberikan dengan disemprot atau ditanam.
  5. Ganti pot baru bagi tanaman bunga yang akarnya mulai membesar, dan ganti pula media tanamnya agar tidak mudah terserang penyakit.
  6. Semprotkan pestisida untuk menanggulangi hama penyakit.
  7. Pangkas daun yang sudah tua sehingga tidak mengganggu pertumbuhan dan rawatlah tanaman anda dengan kesabaran hingga akhirnya berbunga lebat.